menu

Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Cari Tahu Siapa Saja yang Menyusup ke Akun Facebook Anda

0 komentar
Sobat smart reader pasti punya akun facebook. Siapa yang tidak kenal dengan situs pertemanan itu. Namun akhir akhir ini banyak kasus tentang pencurian akun yang mungkin itu juga karena keteledoran kita sendiri. Mungkin saat kota ol (baca online) di komputer umum (orang bilang warnet) kita lupa log out. Nah bisa berabe tuh. . .
Eitz... jangan takut dulu... ternyata om facebook baru saja menambahkan fitur baru yang menurutku lumayan deh untuk mengetahui siapa yang berani - berani ngintip apalagi nyelonong ke akun pribadi kita itu. Info selengkapnya... Kalian terusin deh langsung di bawah ini....

Yahoo Indonesia - Teknologi
TEMPO Interaktif, Jakarta - Seberapa sering Anda lupa keluar (logout) dari Facebook dan meninggalkan halaman Facebook Anda terbuka di sebuah layar komputer? Tahukah Anda bahwa kelalaian ini tak jarang akan merugikan diri sendiri.
Sebuah fitur keamanan terbaru diluncurkan oleh Facebook baru-baru ini. Pengguna Facebook bisa melihat komputer dan perangkat mana yang masih menjalankan account Facebook-nya. Lalu, si pengguna secara remote bisa menutup aksesnya.
Fitur ini diciptakan tak hanya untuk memecahkan persoalan Anda yang sering lupa keluar tadi. Namun, lantaran akhir-akhir ini Facebook sedang diserang pembuat pesan sampah (spam).
Pembuat pesan ini menciptakan laman Facebook yang palsu sehingga saat seorang pengguna tak hati-hati dan memasukkan nama dan passwordnya, otomatis pembuat spam akan memakai informasi itu untuk menyebarkan pesan sebanyak mungkin.
Kasus terbaru adalah munculnya pesan sampah berisi tawaran iPad gratis.
Tak semua pengguna bisa memakai fitur tersebut. Untuk melihat apakah Anda salah satu yang »beruntung” diberi akses seperti itu, kunjungi laman Account Settings dan carilah di bagian Account Security Section.
Bila Anda termasuk »beruntung”, di sana akan ada tampilan beberapa komputer yang sedang mengakses laman Facebook Anda, beserta informasi soal peramban dan sistem operasi yang dipakai. Dengan satu klik di tombol, akses yang tak diinginkan bisa dihentikan.

Screen Shoot
Inilah cintoh fasilitas baru yang saya maksud

Cara Memperkuat Sinyal Modem Dengan Antena Sendok

13 komentar

Bener-bener jenius orang ini yang telah membuat sendok sebagai antena untuk memperkuat sinyal modem menjadi super stabil dan full dah. Bayangkan, hasil perbandingan sebelum dan sesudah menggunakan sendok ajaib ini bisa 3 kali lipat! Waw!

Gimana sih sebenarnya bentuk dari si sendok ajaib ini?

Sebenarnya gak ada yang spesial sih. Tapi sesuatu dapat menjadi nilai lebih jika kita sedikit kreatif dan mau mencoba. Berikut gambar sendok modifikasi yang dijadikan antena penguat modem yang saya maksud.






Menurut sumber info ini, ia tidak menggunakan gabus sebagai alas malah menggunakan kaleng karena dapat memperkuat sinyalnya semakin bagus, layaknya konsep wajanbolic.

Nah, berikut ini foto sendok ajaib sebelum dimodif




Dan berikut ini screenshoot sebelum menggunakan sendok ajaib



Dan lihatlah setelah menggunakan sendok gak tau diri ini




Nah, gmana? Mantabh kan? Siap mencoba? haha . . . .

SUMBER: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4716384

Mesin Google Terus Belajar Bahasa Indonesia

1 komentar
AP

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai perusahaan teknologi, salah satu yang serius digarap Google adalah investasi di bidang lokalisasi bahasa sehingga makin mudah digunakan pengguna berbagai negara. Di Indonesia, Google berjanji akan terus menyediakan layanan yang makin baik dalam mengenali Bahasa Indonesia.

Termasuk dalam layanan Google Voice Search yang baru diperkenalkan secara resmi di Jakarta, Rabu (16/3/2011). Ini merupakan layananj pencarian berbasis suara di mana pengguan cukup mengucapkan apa yang dicari dan akan muncul hasil pencarian di internet. Mesin ini tidak dijamin 100 persen dapat selalu tepat mengenali Bahasa Indonesia, namun bisa belajar.

"Tentu tergantung bagaimana pengguna mengucapkan kata yang dicari. Kalau pengucapannya jelas di langsung mengerti dan keluar hasil pencarian yang sesuai," kata Henky Prihatna, Indonesia Country Consultant Google di Jakarta, Rabu (16/3/2011). Kalau tidak menemukan kalimat atau frasa yang sesuai, mesin akan memberikan rekomendasi daftar frasa yang mirip. Begitu dipilih, mesin Google akan otomatis belajar frasa baru. Begitulah cara Google belajar Bahasa Indonesia.

Namun, sebelum Google bisa belajar, sebelum diluncurkan layanan tersebut telah lebih dulu belajar mengenali kata, susunan kalimat, dan tata bahasa Indonesia. Bahkan, pengecualian-pengecualian yang banyak ditemukan dalam Bahasa Indonesia.

"Banyak tantangan untuk melokalkan layanan dalam Bahasa Indonesia," kata dia. Pertama, Bahasa Indonesia ada homograf kata yang penulisan sama tapi pengucapan dan artinya berbeda misalnya kata apel (upacara) dan apel (buah), voice search harus bisa membedakan

Kedua, Bahasa Indonesia bahkan setelah ada EYD (ajaan yang disempurnakan) masih banyak kata yang terimbas Bahasa Belanda. Misalnya nama Sukarno dan Soekarno yang pengucapannya sama tapi tulisannya berbeda. Voice search harus dapat mengatasi hal itu.

Ketiga, sebagian orang Indonesia menggunakan kalimat campuran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Layanan harus dapat menegenali kata dalam bahasa berbeda dalam satu kalimat.

Keempat, saat ini belum ada standardisasi pengucapan kata dalam Bahasa Indonesia. EYD baru untuk penulisan, namun untuk pengucapan sangat tergantung akses sehingga prononciation berbeda-beda tergantung asal suku bangsa atau daerah asal penutur.

"Google sejak tahun lalu mengerahkan tenaga dan memberikan waktu bagi para engineer untuk mengumpulan data," jelas Hengky. Ia mengatakan, salah satu caranya adalah melibatkan sukarelawan sebanyak 500 mahasiswa. Mereka diminta mengucapkan daftar kata sehingga terkumpul database hingga ratusan ribu frasa. Database ini kemudian disimpan di cloud server yang akan menerjemahkan dalam teks pencarian.

Menurut cerita hengky yang terlibat langsung dalam proyek tersebut, ia juga dikirim ke salah satu pusat riset Google di New York untuk menyempurnakan model voice search berbahasa Indonesia itu. Mesin duji coba untuk melakukan pencarian dengan suara berkali-kali sampai tingkat kebenaran sebesar mungkin. Dan seiring waktu, mesin belajar frasa-frasa baru dari banyak pengguna layanan.

sumber :http://tekno.kompas.com

Computer And Networking