menu

LAN

2.1 LAN (Local Area Network)

LAN (Local Area Network)

Lan merupakan hubungkan satu komputer dan komputer lain dalam satu jaringan untuk satu wilayah tertentu dalam lingkup kecil, seperti kelas, kantor, lab.

LAN pada mulanya dikembangkan oleh Universitas Hawai, dan digunakan untuk komunikasi antar pulau di Kepulauan Hawai. Pada saat itu, yang digunakan sebagai media adalah udara, dengan kata lain nirkabel. Kemudian, media udara tersebut diganti dengan kabel, dan jadilah LAN yang ada sekarang ini.

2.2 Topologi

Macam Macam Topologi Jaringan:

1. Topologi BUS

2. Topologi STAR

3. Topologi TREE

4. Topologi RING

2.2.1 Topologi BUS

Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.

Keuntungan

· Hemat kabel

· Layout kabel sederhana

· Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain

Kerugian

· Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil

· Kepadatan lalu lintas pada jalur utama

· Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan

· Diperlukan repeater untuk jarak jauh

Gambar. Topologi BUS

2.2.2 Topologi STAR

Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau HUB.

Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan kemampuan kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan.




Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.

Gambar. Topologi Star

2.2.3 Topologi TREE

Hubungan antar komputer yang satu dengan yang lainnya dan bentuknya menyerupai pohon

Tree.bmp

Gambar. Topologi Tree

2.2.4 Topologi RING

Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.

Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan

Akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.

Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.

Gambar. Topologi Ring

2.3 MEMBANGUN LAN

Untuk membangun LAN ada tahapan-tahapan yang perlu dilakukan pertama mengkrimping kabel UTP, siapkan alat dan bahan yang diperlukan,

ALAT :

1. Tang crimping

DSC_0312

Tang crimping digunakan untuk mengkrimping konektor RJ45 Dengan kabel UTP

2. Kabel tester RJ45

DSC_0299

Cable tester berfungsi untuk mengetes RJ45 yang telah di crimping, apakah sudah benar

3. Switch

Menguhubungkan Komputer ke Internet

BAHAN :

1. Kabel UTP

Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah suatu kabel yang digunakan sebagai media penghubung antar computer dan peralatan jaringan (hub atau switch). Kabel ini berisi empat pasang (pair) kabel yang tiap pair-nya dipilin (twisted) atau disusun spiral atau saling berlilitan . Keempat pasang kabel (delapan kabel) yang menjadi isi kabel berupa kabel tembaga tunggal yang berisolator . Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded) sehingga kurang tahanterhadap interferensi elektromagnetik.

DSC_0316

2. Connector RJ45

Connectors (8P8C) yang biasa disebut RJ-45 (RJ=register jack) merupakan pasangan dari kabel UTP

DSC_0311

2.3.1 Crimping Cable

Setelah alat dan bahan sudah siap sekarang kita akan memulai mengkrimping kabel,

1. Lepas kulit kabel dengan tang potong.

DSC_0321

2. Urutkan kabel

DSC_0323

1.png

3. Potong kabel dengan tang potong secukupnya agar dapat lebih presisi, sisakan sekitar 1-2cm .

DSC_0329

4. Lalu masukkan kabel ke dalam konektor RJ 45 dengan keadaan konektor menghadap ke atas dan pastinya pengait konektor menghadap ke bawah, dan posisi kabel warna 1 di sebelah kiri.

DSC_0333

5. Kemudian kencangkan jepitan konektor pada kabel menggunakan tang crimping hingga mengeluarkan bunyi “klik”

DSC_0334DSC_0335

DSC_0338

6. Supaya anda yakin apakah kabelnya berfungsi dengan baik, tes kabelnya dengan kabel tester.

DSC_0341

2.3.2 SETTING IP

Untitled 1

Untuk setting IP kita masuk pada control panel

2

Lalu pilih “Network Connection”

Untitled4

Lalu pilih propertise

Untitled5

Lalu pilih internet protocol (TCP/IP)

Untitled6

Dan akan muncul gambar seperti ini dan masuk ip addres dan DNS nya dan bila sudah selesai pilih ok

Untitled7

Lalu close

2.4 PENGGUNAAN APLIKASI PADA LAN (RADMIN)

Radmin merupakan salah satu aplikasi yang bisa digunakan apabila komputer terhubung dengan LAN. Aplikasi radmin ini bisa kita gunakan juga untuk sharing data, chatting, bahkan remote desktop. Di sini kita akan membahas radmin sebagai remote desktop.Radmin berbeda dengan net meeting yang juga bisa digunakan untuk remote desktop. Karena remote desktop pada radmin dapat digunakan juga sebagai pengontrol atau pengendali PC lain.

2.4.1 INSTALLASI RADMIN SERVER

1. Pertama kita install Rserv

2. Tunggu hingga proses selesai

3. Lalu klik next

b

4. Pilih “I accept the…” dan klik next

e

5. Kemudian klik INSTALL

f

6. Tunggu sampai proses selesai

g

7. Setelah selesai klik finish

h

2.4.2 INSTALLASI RADMIN VIEWER

Setelah selesai menginstall radmin server, sekarang kita install yang radmin viewer

1. Pilih installer yang Rview

2. Dan tungggu sampai proses selesai

2

3. Setelah selesai klik next

3

4. Pilih “I accept the…” dan klik next

4

5. Kemudian akan dihadapkan tampilan seperti berikut pilih sesuai kegunaan, tapi disini kita pilih yang “ANYONE…”

6. Lalu tekan NEXT.

7. Kemudian klik install

6

8. Tunggu hingga proses selesai

7

8

9. Klik Finish

2.4.3 MenSetting Radmin Server

1. Kemudian atur konfigurasi dari Radmin Server

Untitled14

2. Setelah muncul tampilan seperti dibawah kita pilih STARTUP MODE

Untitled16

3. Lalu pilih AUTOMATIC dan klik OK

Untitled17

4. Lalu Pilih RADMIN SCURITY

5. Lalu masuk PERMISSIONS

Untitled18

6. Klik ADD USER

Untitled 19

7. Lalu isi User Name dan Password lalu tekan OK

Untitled20

8. Setelah itu atur konfigurasinya

9. Setelah selesai klik OK

Untitled22

Untitled24

2.4.4 Mensetting Radmin Viewer

1. Kemudian kita atur yang RADMIN VIEWERdengan cara masuk ke Radmin Viewer

Untitled15

2. Setelah masuk pilih Add A New Connector

Untitled25

3. Kemudian masukkan data-data yang diminta
Lalu tekan OK

Untitled 26

4. Pilih salah satu Entri dan klik Controls the remote Computer by your mouse and keyboard

Untitled27

5. Kemudian masukkan User Name dan Passwordnya

6. Lalu tekan OK

Untitled28

7. Dan anda bisa mengomtrol sesuka hati pc server dari pc anda

viewer start menu

BAB 3 PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Dengan membangun jaringan LAN dapat mempermudah kita untuk mendapatkan informasi yang terkini, karena di internet terdapat banyak informasi tentang berbagai hal baru. Tidak hanya itu saja selain membangun jaringan kita harus menggunakan topologi, antara lain adalah: topologi BUS, topologi RING, topologi STAR dan topologi Tree. Agar terhubung pada internet kita harus mencrimping kabel UTP.

DAFTAR PUSTAKA

1. www.google.com

2. www.wikipedia.com

3. www.radmin.com

0 komentar:

Posting Komentar